PinLinkedIn
Refleksi Pertanian Organik di Indonesia

Adil Organik Indonesia menyelenggarakan diskusi akhir tahun bertajuk “Catatan Akhir Tahun Pertanian Organik Indonesia” melalui platform Zoom pada Sabtu, 20 Desember 2025, pukul 09.00–12.00 WIB. Agenda ini mengundang berbagai praktisi dan pemangku kepentingan, serta menyoroti perkembangan terkini dan tantangan yang dihadapi sektor pertanian organik di Indonesia. Meski baru diunggah, video diskusi ini diharapkan menjadi sumber refleksi penting dalam menyongsong kebijakan dan inovasi pada tahun mendatang.

Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber berpengaruh, antara lain Dr. Adityawarman Adil—Ketua DPRD Kota Bogor—P. Gandi Bayu dari PT Adil Organik Indonesia, serta Ijah Isnawati sebagai perwakilan Kelompok Tani Lambah Batu. Turut berpartisipasi Ir. Bibong dari Alifa Foundation, Firmansyah David, PhD dari Institut Teknologi Padang, Sukmi Alkausar dari Aliansi Organis Indonesia, serta Zulfadli dari University of Sheffield. Kehadiran akademisi dan praktisi ini memperkaya diskusi dengan mempertemukan perspektif pemerintah daerah, peneliti, dan aktivis komunitas.

Dr. Adityawarman Adil—Ketua DPRD Kota Bogor—menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong pengembangan pertanian organik. Menurutnya, “Pembangunan pertanian, khususnya pertanian organik, pada era otonomi harus mendukung tumbuhnya dunia usaha agar mampu menghasilkan produk organik yang memiliki jaminan atas integritas organik yang dihasilkan.”

Dalam diskusi yang berlangsung selama tiga jam tersebut, dibahas berbagai isu utama, antara lain evaluasi capaian program pertanian organik selama satu tahun terakhir, kendala distribusi dan sertifikasi, serta potensi pengembangan ekosistem organik yang lebih kuat di masa depan. Acara ini menjadi momentum penting untuk merumuskan strategi peningkatan kualitas produk, penguatan jaringan petani organik, serta advokasi kebijakan yang berpihak pada pengembangan sektor yang tengah tumbuh pesat ini.

PinLinkedIn